BERITA

  • PA Wanatara Menyabet Medali Perunggu Tingkat Nasional dalam Event Lindri Land Rock 2020

    PA Wanatara Menyabet Medali Perunggu Tingkat Nasional dalam Event Lindri Land Rock 2020

    Tim Putri Pecinta Alam Wanatara SMK Negeri Rengel -Tuban baru saja menerima penghargaan sebagai Juara 3 (Tiga) Lomba Lintas Alam Lindri Land Rock Tingkat Nasional Dalam Kategori Beregu Putri yang diadakan di Pantai Popoh Tulungagung Jawa Timur. Penghargaan Tersebut diterima Minggu, 01 Maret 2020 dari wakil Ketua Umum Lindri Land Rock (LLR), penyelenggara lomba lintas alam Lindri Land Rock di Sekretariat Pusat Jl. Ki Mangun Sarkoro no. 3 Tulungagung.

                Pecinta Alam Wanatara SMK Negeri Rengel hampir setiap tahun selalu mengirim kontingennya dalam lomba/ event tahunan (lomba lintas alam lindi land rock Tulungagung. Semenjak berdiri 2015 pecinta alam wanatara telah berhasil memperoleh juara umum di nomor dada perorangan putra pada tahun 2018 dan 2019. Di tahun ini PA. Wanatara sekali lagi dapat  mempersembahkan medali perunggu pada nomor dada beregu putri atas nama Rista Felicya X AK2), Sintia Ayu Wulandari (X TB2), dan Yuliana Putri Dewi (X AK2).

                Lomba Lintas Alam Lindri Land Rock merupakan lomba lintas alam tingkat Nasional yang sudah ada di tahun 1990-an atas prakarsa Mas Totok beserta Putrinya yang bernama Vinas Valentine Lindri Sahputri. Yang meruppakan Putri kelahiran Tulungagung dan merupakan Jebolan (anggota) Pecinta Alam Wanadri (Bandung).

                Event Lomba Lintas Alam Lindri Land Rock mempertandingkan : Nomor Dada Perorangan Putra (PPA), Nomor Dada Perorangan Putri (PPI), Nomor Dada Beregu Putra (BPA), dan Nomor Dada Beregu Putri (BPI). Adapun yang di nilai dalam Event ini, pertama adalah ketepatan waktu yaitu ketepatan waktu tempuh per pos, waktu istirahat dan waktu tunggu sesuai kriteria yang ditetapkan dewan juri. Kedua adalah safety, merupakan kelengkapan individu dari peserta lomba, di antaranya head lamp, kaos resmi lomba beserta nomor dadanya, celana dan sepatu, yang semuanya itu harus lengkap. Ketiga yang dinilai adalah kekompakan, kekompakan yang dimaksud adalah peserta tidak boleh menyerobot di medan – medan tertentu dan harus bersabar, serta mempergunakan waktu tunggu yang sudah di tentukan. Sedangkan untuk katagori beregu kekompakan yang di maksud adalah harus bersama – sama (tidak tercecer anggotanya) dari start sampai finish dan apabila ada yang tercecer, maka dinyatakan gugur. Dan yang keempat adalah komitmen, peserta harus siap memetuhi aturan lomba, mulai dari tahap pendaftaran, saat lomba hingga detik – detik akhir penjurian dan apabila peserta ada yang mengabaikan maka secara otomatis akan terkurangi nilainya.

                Mas Siswanto selaku pembina pecinta alam wanatara SMK Negeri Rengel mengungkapkan bahwa melalui lomba lintas alam ini setiap peserta akan mendapat pengalaman melatih ketangkasan dan juga menambah wawasan tentang kedaerahan, kearifan lokal, lingkungan, mempererat tali persaudaraan para anggota pecinta alam dan penggiat lingkungan serta yang tak kalah pentingnya ialah menambah dan memperkuat jejaring.

                Akhirnya dari proses tahun ketahun pecinta alam wanatara SMk Negeri Rengel selalu berkaca dan berbenah. Kekurangan di hari kemarin sudah sepatutnya menjadikan evaluasi. Persiapan bekal ketrampilan para anggota harus selalu di gembleng hingga mencapai kematangan yang gemilang.

     

    Wanatara “Sahabat Semesta”

    SMK Negeri Rengel (Berjaya)   

KOMENTAR

BERITA LAINNYA

Indeks