BERITA

  • BHAKTI KARTINI DI MUSIM PANDEMI

    BHAKTI KARTINI DI MUSIM PANDEMI

    April adalah bulan yang penuh dengan hikmah, penuh kenangan, dan penuh keteladanan. Pada bulan ini pahlawan Nasional sekaligus pejuang wanita lahir dialah R.A Kartini namanya selalu dikenang namanya selalu jadi inspirasi bagi kaum wanita. Semua masyarakat Indonesia hafal semboyan “Habis Gelap Terbitlah Terang” hasil karyanya, maka tidak heran jika setiap menginjak awal  April hingga penghujung bulannya banyak kegiatan dilakukan untuk menghormati jasanya dan terus menghidupkan cita-citanya demi kemajuan kaum wanita.

    SMK Negeri Rengel setiap tahun senantiasa menggelar acara dalam rangka memperingati hari Kartini banyak kegiatan dilakukan diantaranya, fashion show, merias wajah, menghias tumpeng, dan aneka kegiatan keputrian lainnya. Namun tahun ini 2020 semua kegiatan itu tidak dapat dilaksanakan karena adanya wabah pandemi COVID-19. Tetapi jiwa pejuang Kartini telah mendarah daging dalam sanubari warga sekolah, sehingga tidak ada kata pantang menyerah dalam menghadapi situasi tidak menguntungkan ini. Semua bahu membahu semua bergotong royong untuk tetap memberi yang terbaik bagi nusa bangsa utamanya masyarakat sekitar. Kepala SMK Negeri Rengel Drs. Basuki, SST.,M.Pd. dalam kesempatan video conference dengan Bpk/ Ibu guru menyatakan bahwa walau dalam kondisi pandemik kita harus tetap memberi pembelajaran yang terbaik untuk anak didik. Khususnya di bulan April  semangat kartini harus terus digelorakan kepada para siswi oleh karena itu sekolah mengambil kebijakan kegiatan Kartinian tetap dilaksanakan namun dalam bentuk berbeda. Kegiatan disesuaikan dengan kondisi terkini, dimana pemerintah tengah berupaya memutus mata rantai penyebaran virus Corona dengan cara jaga jarak dan mengharuskan semua masyarakat mengenakan masker. Merujuk pada himbauan pemerintah itu, maka kartini-kartini SMK Rengel harus tampil  menjadi yang terdepan dalam membantu usaha pemerintah yaitu penyediaan masker bagi masyarakat.

    Bpk kepala sekolah menambahkan sekolah mempunyai daya dukung dan kemampuan untuk memproduksi masker, anak-anak jurusan tata busana mampu membuat masker dengan bimbingan guru-gurunya. Oleh sebab itu kegiatan peringatan hari Kartini tahun ini kita mengambil tema “Bhakti Kartini di Musim Pandemi”. Bengkel tata busana akan memproduksi 2.500 buah masker untuk dibagikan secara gratis kepada masyarakat sekitar.

    Eriza Devi, Weni Meilinawati, Enik Puji, Ari Prasetyarini guru tata busana SMK Negeri Rengel dengan penuh semangat menyampaikan kesiapannya untuk melaksanakan program sekolah, kami semua siap membimbing anak-anak untuk memproduksi masker dalam sekala besar. Melalui kegiatan ini anak-anak dapat belajar bekerja memproduksi barang sesuai standar kualitas sekaligus mereka juga belajar berempati kepada sesamanya. In syaa Allah dalam waktu lima hari 2.500 masker selesai dikerjakan dan siap didistribusikan kepada masyarakat seloroh ibu Ari yang merupakan kakompli tata busana.

    Senin 13 April 2020 pengurus OSIS didampingi pembina bergerak kerumah-rumah penduduk, ke kantor-kantor instansi, dan Pasar Kecamatan Rengel untuk membagikan masker. Ikrori kepala pasar Kecamatan Rengel sangat berterima kasih kepada SMK Rengel yang telah peduli membagi masker gratis kepada para pedagang dan pembeli, kami sangat senang dengan kegiatan ini semoga bermanfaat untuk melindungi masyarakat dari penyakit conona imbuhnya. Sementara itu wakapolsek Rengel Ipda Sugiwarso, S.E. bersama anggota saat menerima pengurus OSIS dalam distribusi bantuan masker menyampaikan “Kami atas nama seluruh keluarga besar Polsek Rengel menyambut baik atas dukungan dan bantuan SMKN Rengel dan akan menggunakan dengan sebaik-baiknya. Ditempat terpisah Asnari Ketua RT 02 Dusun Ngelo desa Punggulrejo juga menyampaikan hal senada kami warga Ngelo berterimakasih kepada SMK N Rengel yang telah peduli dan melindungi kami semoga amal kebaikan ini mendapat balasan yang setimpal dan semoga SMK N Rengel semakin maju dan berprestasi.

    Sementara itu Isna, Rofita, Yuliati dan teman-temanya siswa tata busana menyampaikan kebanggannya telah ikut berbagi dalam program Bhakti Kartini di Musim Pandemi. Kami semua ikhlas melaksanakan tugas demi untuk melindungi masyarakat. Saya siap menjahit lagi, lebih banyak lagi tidak apa toh kami juga sudah bosan berlama-lama belajar di rumah kami rindu sekolah kami rindu Bpk/ Ibu guru kami rindu teman-teman dengan manjahit di sekolah kami bisa bertemu mereka walau harus tetap menjaga jarak dan tetap menjaga kesehatan ujar Cicik kelas XII TB 2.

    Melihat antusias warga sekolah yang begitu ikhlas berbagi masker di musim pandemi, membuat simpati banyak orang.  Heny Rohmawati waka kesiswaan, menyampaikan bahwa ada seseorang yang tidak mau disebut namanya datang ke sekolah dan melihat langsung proses produksi di bengkel tata busana dan ia menyampaikan akan memesan dibuatkan masker untuk dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Tidak tanggung-tanggung sekitar 6.000 buah saya targetkan per hari dapat dibuat 300 buah ujarnya.

    Setelah usai pembagian masker kepala SMK Negeri Rengel menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua Bpk/ ibu guru yang terlibat khususnya di kompetensi keahlian tata busana, saya juga sangat bangga dengan anak-anak tata busana yang telah bersedia bekerja sama dalam proses produksi walaupun sebenarnya mereka saatnya belajar di rumah namun mereka mau datang ke sekolah. Ucapan terima kasih juga untuk para pengurus OSIS yang telah membagikan masker kepada masyarakat luas semoga kegiatan ini dapat menjadi bagian pembelajaran bagi anak-anak. walaupun pada masa yang tidak menguntungkan kita masih tetap berinovasi dan semangat membantu yang sedang kesusahan. Semoga mereka semua menjadi putri Indonesia yang harum namanya laiknya RA Kartini.

    SMK Rengel bisa maju bersama!

    Habis pandemi terbitlah prestasi!

    Aamiin…

KOMENTAR

BERITA LAINNYA

Indeks